Penelitian Multidisiplin untuk Mengkaji Model Optimisasi dan Serious – Game untuk Angkutan Kampus

Saat ini Direktorat Sarana dan Prasarana mengoperasikan angkutan kampus (odong-odong) sebagai sarana transportasi gratis dalam kampus bagi mahasiswa, dosen, dan tenaga kependidikan. Angkutan kampus yang dioperasikan saat ini (per Januari 2019) sejumlah 15 unit. Kelima belas unit angkutan ini terbagi menjadi dua jalur layanan, yaitu jalur IPA dan jalur IPS. Titik awal keberangkatan kedua jalur tersebut dimulai dari ATM Center. Waktu layanan dimulai pukul 07.00 s.d. 16.00 (semua unit dioperasikan). Terdapat pula waktu layanan tambahan, yaitu mulai pukul 16.00 s.d. 17.30 dengan mengoperasikan empat unit angkutan kampus.

Pemberangkatan angkutan kampus belum memiliki pola yang baku, namun secara umum pemberangkatan dilakukan ketika angkutan sudah dipenuhi oleh penumpang (terutama di waktu pagi). Menjelang siang ketika jumlah penumpang tidak terlalu banyak, angkutan kampus diberangkatkan dengan periode waktu tertentu, yaitu setiap 15 menit.

Beberapa kendala yang dihadapi dalam mengatur pemberangkatan angkutan kampus, terutama setelah pukul sembilan adalah memperkirakan jumlah penumpang yang menunggu di setiap fakultas. Kendala lain yang dihadapi adalah tempat naik-turun penumpang masih acak, meski pada umumnya dilakukan di gerbang-gerbang fakultas. Pengaturan jalur dan keberangkatan seperti yang selama ini dilakukan hanya berdasarkan perkiraan acak. Belum ada pembuktian/kajian secara ilmiah apakah pengaturan selama ini merupakan pengaturan yang efisien. Diharapkan ada studi/kajian untuk menentukan pola/pengaturan keberangkatan angkutan kampus agar dicapai titik optimal antara layanan dengan biaya operasional yang dikeluarkan.

Dengan latar belakang kondisi di atas, Direktorat Sarana Prasarana Unpad mengundang tim peneliti dari Pusat Pemodelan Matematika, Simulasi dan Komputasi serta Lab Robotics, Artificial Intelligent and Digital Image (RAID) untuk melakukan penelitian dalam optimisasi angkutan kampus Unpad ini.

Tim Peneliti, yang diketuai oleh Dr. Diah Chaerani, M.Si., Erick Paulus, M.Kom, dan Nurul Gusriani, M.Si/, melaksanakan pengambilan data dengan mengunakan kuesioner yang dapat diakses pada link http://bit.ly/SurveyAKU2019. Tim peneliti ini melibatkan secara langsung 11 orang mahasiswa Program Studi Matematika dan 4 orang mahasiswa Teknik Informatika.

Tim peneliti mengusulkan beberapa solusi penyelesaian dengan menggunakan pendekatan Pemodelan Optimisasi dengan kajian Vehicle Routing Problem, Maximum Flow serta Traveling Salesman Problem, sehingga dapat ditentukan perencanaan pengambilan keputusan dalam hal minimisasi biaya pemeliharaan, bahan bakar, penentuan rute optimal, jumlah penumpang maksiimal serta waktu tempuh tercepat.

Dari tim Teknik Informatika diusulkan membuat suatu perangkat lunak Serious-Game untuk simulasi perjalanan angkutan kampus Unpad yang dibangun dengan menggunakan software Unity.

Presentasi Hasil Riset Tahap 1 telah dì laksanakan pada tanggal 11 Juli 2019, dihadapan stakeholder Direktorat Sarana Prasarana Unpad yg langsung dihadiri oleh Direktur Dir. Sarpras Unpad, Dr. Irwan Ary Dharmawan juga staff Ahli DirSarpras Dadang Sunardi, S.IP., MM dan Edward Henry, S.IP, MM

 

This entry was posted in Kerjasama, Laboratorium, Penelitian, Standar 3, Standar 4, Standar 7. Bookmark the permalink.